| Mancing di Selat Bali |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Wednesday, 03 October 2007 | |
|
Banyuwangi dengan pantainya sepanjang 175 KM yang berbatasan dengan selat Bali mempunyai puluhan potensi obyek wisata bahari. Potensi wisata ini dapat menarik turis domestik maupun Internasional yang berkunjung ke Bali.Obyek wisata bahari yang sudah banyak dikunjungi turis pada saat ini adalah pantai-pantai Bangsring, Watudodol, Bulusan, Pakem, Blimbingsari, BOOM Banyuwangi, Pelabuhan Ikan Muncar, Grajagan, Pantai Plengkung yang terkenal sebagai tempat kegiatan selancar dan pantai Sukomade sebagai habitat dan pengembangan penyu. Di samping itu juga terdapat pulau Tabuhan yang indah berpasir putih, pulau Merah dsb. Obyek wisata tersebut dapat diperkaya dan lebih hidup dengan menggalakkan wisata mancing di perairan selat Bali.Pancinger sambil memancing dapat menyaksikan indahnya alam Banyuwangi dengan panorama lereng gunungnya di bagian barat dan indahnya pantai di pulau Bali.
Mancing di perairan selat Bali harus memperhatikan karakter laut setempat yaitu dari segi musim angin, arus selat yang kuat serta musim terang bulan atau tidak.Pemancingan yang diakukan di samping menggunakan pancing dasar, jiging dan menarik juga dengan trolling.Ikan pancingan di selat Bali, banyak dijumpai ikan putihan (kuwe), tongkol, ikan merah dan berbagai jenis kerapu. Ikan kerapu ini biasanya tinggal di daerah karang dan di dasar laut.Mengingat arus yang kuat, baik juga menggunakan jiging.Untuk melihat laut yang berkarang biasanya dapat dilihat dari pantainya yang berpasir putih. Penggunaan trolling di selat Bali dapat dilakukan mulai daerah Bangsring sampai daerah muncar. Kecepatan kapal penarik trolling hendaknya dipasang sekitar 5 knot dengan sasaran ikan “predator”. Kecepatan laju ikan predator di permukaan bisa mencapai lebih 5 knot sehingga dapat mengejar umpan rampala diujung senar trolling. |
|
| Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 ) |
| < Prev |
|---|